Ketika Seorang Gus Ketikung Cinta Part8

ketika seorang gus ketikung cinta 8

Pagi itu , gus jalal seperti biasa . Secangkir kopi yg menemani dalam menikmati keindahan mentari memerah jingga di ufuk timur.

Tiba-tiba ada suara lembut yg menyapanya,yg tak lain adalah suara ibundanya.

Bu nyai = "baguuuussss."

Jalal = "dalem buk."

Bu nyai = "hayuk sarapan dulu , udah di tunggu abah."

Jalal = "injih bu ".

Lalu bergegaslah Gus jalal menuju ruang makan . Di sana sudah menunggu nasi putih hangat , sambel tomat di campur teri tak lupa terong bakar dan tempe goreng . Itu adalah menu favoritnya . Lalu ,makanlah keluarga kecil itu .

yai zidnan ali beserta keluarga kecilnya memang memprioritaskan untuk makan di rumah . Apapun menunya ,jika di nikmati bersama , kenikmatan dan kebahagiaan akan mengiringi sebuah kebersamaan.setelah selesai makan, maka kyai zidnan ali pun berucap

Yai zidnan = "baguuuusss."

Jalal = "dalem bah."

Yai zidnan ali = "kapan kamu kembali ke pondok naaakk."

Jalal = "insya alloh minggu depan bah."

Yai zidnan = "gimana kabar yai imam rofi'i dan keluarganya."

Jalal = "alhamdulillah sehat bah sedoyo ne. Cuma kapan hari gus hafizd masuk rumah sakit kena DBD."

Yai zidnan = "innalillahi wainna ilaihi roji'un.tetapi udah sehat apa belum nak?"

Gus jalal = "alhamdulillah sampun bah .tinggal rawat jalan kemawon.

Yai zidnan ali = "alhamdulillah kalau begitu.
baguuuusss,,sebentar lagi khan pondok kita mau imtihan tho.terus hari ini kalau tidak salah . Para pengurus lagi musyawaroh . Mbok kalau bisa kamu ikut kesana.nyumbang ide-ide atau apa ."

Gus jalal = "injih bah."

Lalu,berjalanlah gus jalal menuju masjid .dan disana sudah ada para pengurus sudah mulai berkumpul.tak lupa Kang ni'ampun juga sudah duduk-duduk di teras masjid.

Jalal = "assalammu 'alaikum."

Ni'am = "wa'alaikum salam.

Lalu duduklah gus jalal di sebelah kang ni'am. ngobrol2 bersama santri yg lain. dan santri-santri pun jarang yg kenal sama gus jalal.

(maklum ,dari kecil udah di pondokan dan juga jarang sekali pulang ke rumah ,paling-paling ya cangkrukan di pasar kalau pas liburan pondok).

tak berapa lama ,lewatlah ayu ningrum, husna adzkia , inayah dan santri-santri putri yang juga mau ikut dalam musyawaroh pondok . 
Santri-santri putra yang ada bermacam-macam ekspresinya .ada yang mengucap salam , ada yang bilang ckckckck juga ada yang cuma dlongop saja .sambil ngebathin ,

"masya alloh cantiknya , ngono kui yo mangan sego kabeh po. Salah satu santri yang bernama Bahrudin pun nyeletuk.

Bahrudin = "masya alloh ,aku apa udah di syurga ya .kok ketemu bidadari sing kinyis kinyis."

Ni'am = "awas matane ...awas matane....ha ha ha"

Bahrudin = "mumpung kang.ha ha ha."

Ni'am = "milih yg mana kang."

Bahrudin = "wes gak usah milih ,lak aku sembarang ."

Ni ' am = "kalau mbak ayu ningrum gimana kang???"

Bahrudin = "biyuh biyuh biyuh.masya alloh wonk wonk. Tetapi aku ini yo sadar diri kok .apa ya mau ayu ningrum sama santri seperti kita2 ini."

Ni'am = "lho kok bisa kang?"

Bahrudin = "lha,,,wong koyok awak e dewe ngene iki .di pakak ne wedus ae ,iso mencret weduse...."

Ni 'am = "ha ha ha. ....iso wae pean kang-kang."

Bahrudin = "yo di sesuaikan kang.lak kanggo ku sing penting bolong."

Ni'am = "bolong apane ?"

Bahrudin = "ya mulutnya yg bolong ,buntet lak recho.."

Ni 'am = "iso wae ngelese....wwkkkkk"

Lalu,tak kala mau liwat di depan gus jalal .husna azdkia pun berbisik.

Husna = "mbak ningrum ,guse rawuh .itu yg pakai sarung biru laut ,baju putih ,kopyah hitam itu lho...."

Ningrum = "( malah semakin menunduk ) jangan keras-keras nanti guse dengar mbak husna."

Husna = "aku ndredeg mbak ningrum . Guse nyungkani ."

Ningrum = "apalagi aku , kaki ku ngejer ngejer .ndredeg puol .aku kuatir kaki ku keserimpet mbak husna."

Husna = "sssssssttttttt guse melihat kita mbak ningrum .ayo dang cepet... ayo dang cepet mlakune mbak ningrum."

Ningrum = "ojo gupuhi ,aku malah ndredeg iki lho."

Dan gus jalal yang lagi duduk di teras ,kang ni'am yang duduk di sampingnya .dan bahrudin yang duduk agak di depan gus jalal agak jauhan .lalu ,pas liwat di depan gus jalal ....dalam keadaan merundukpun . 

Ayu ningrum masih melirik kearah gus jalal sambil tersenyum dan menganggukan kepala. dengan maksud menyapa gus jalal .ternyata,,,,,bahrudin yg duduk di depan gus jalal . Malah yang merasa...berucap sambil berekspresi geblak...

Bahrudin = "masya alloooooh....dia tersenyum pada ku wonk...koyok kudu uncat nyawa ku ...ya allooooh....aku ora kuat senyumaneeeeeee....jian mak jleeeebbb."

Gus jalal pun tersenyum dengan ulah kang bahrudin yang pura-pura geblak......saat itu ayu ningrum pun juga pas melirik ke arah gus jalal yang lagi tersenyum.
lalu diapun membathin

Ningrum = "( alhamdulillah ya alloh ....guse masih ingat sama aku ..ternyataaaa...guse juga membalas senyuman ku...terima kasih ya robb..aku bersyukur melihat dia tersenyum pada ku ...ridhoi kami ya robb )."

bersambung...


Baca juga Episode yang lain : 







Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ketika Seorang Gus Ketikung Cinta Part8"

Database Alamat Grosir, Distributor Dan Produsen Terlengkap di Indonesia

Daftar isi Ebook database suplier dan produsen rujukan para pebisnis: Kumpulan Alamat Asosiasi Budidaya lkan Tawar dan Perikanan. Kump...

Artikel (35) DOWNLOAD (11) Linux (2) Novel Santri (18) SOFTWARE (9) Tahfidz (15)