Ketika Seorang Gus Ketikung Cinta Part12.5

ketika seorang gus ketikung cinta part 12.5

Yai ridwan = sampun-sampun gus . Alhamdulillah ,pun radi mendingan .matur suwun sanged gus .

Jalal = injih yi ,sami-sami .

Lalu , gus jalalpun pamit ke kamar mandi untuk cuci tangan . Dan setelah gus jalal kembali dari kamar mandi. Gus jalalpun di tanya oleh romo kyai ridwan.

Yai ridwan = pernah ikut pencak gus ?

Jalal = lho , emangnya kenapa romo kyai ?

Yai ridwan = lha masak putrane wong jadug kok ora jaduk tho gus ?

Jalal = ( hanya tersenyum )

Yai ridwan = dulu , abah mu pernah tanding kanuragan . Meski abah mu enggak ikut pencak di ponpesnya yai idris.tetapi ,aku juga kurang tau.kok tiba2 dia punya ilmu kanuragan yo.

Jalal = emangnya masalahnya apa kyai ,kok sampai bentrok.

Yai ridwan = masalahnya sepele gus .cuma salah paham saja .

Jalal = maksud kyai ?

Yai ridwan ahmad = dulu,salah satu santrinya romo kyai idris bentrok sama santrinya kyai ahmadi bakir.gara-gara santrinya kyai idris , di anggap telah menggoda putrinya romo kyai ahmadi dengan cara tidak senonoh .terus masalah itu merembak sama santri-santri yang lain . 

Sampai-sampai ,putra kyai ahmadi bakir yang bernama zamrozi yang notabene mahaguru pencak di pondok tersebut turun tangan . Akhirnya ,di mintalah abah mu oleh kyai idris untuk melakukan diplomasi guna mengatasi masalah tersebut .

Jalal = Lha kok sanes lurah pondok nopo guru pencak ikang dipun utus yi ??

Yai hamam = halaaaah gus , lurah pondok anune cilik .gak galak blas .

Yai ridwan = sinten yi ?

Yai hamam = mbah nggle tho.

Yai ridwan = hahaha ,apalmen...nopo sering kenek hukum tho yi ....

Yai hamam = njih lumayan yi . Kengeng damel crito.

Yai ridwan = tetapi yo bener mbah nggle gak wani. meskipun dia lurah pondok yang merangkep guru pencak , lha wong musuhe gus rozi . Yo sido di pecel yi yi .wong tangane gus rozi sak gedhang-gedhang klutuk.

Jalal = ( hanya tersenyum )

Yai ridwan = ngeten lho gus crita ne.setelah ngaji kitab jami'ul ushul fil auliya'.ramanda mu di dawuhi romo kyai idris .santri-santri tasih dereng buyar itu gus . Jadi masih pada kumpul.

^^^^^^^
Yai idris = kang , aku nyuwun tolong .

Zidnan ali= ampun ngaten tho romo kyai .

Yai idris = saestu niki kang . Sebelum masalah ini semakin besar dan memakan banyak korban .

Zidnan ali = maksud ipun kyai ?

Yai idris = tolong sampaikan permintaan maaf ku sama kyai ahmadi bakir . Terus , coba jenengan tangklet ke romo yai ahmadi , gimana baiknya untuk mengambil jalan tengah .

Zidnan ali = ( mak dieg...modyar aku )

Yai idris = pripun kang ?

Zidnan ali = ( waduh2 ...arep tak tolak ,sing ngutus kok romo kyai . Arep tak trimo . Kok setor nyowo ?)

Yai idris = kang???

Zidnan ali = dalem romo kyai.

Yai idris = pripun kang ?

Zidnan ali = injih romo yai .ngestuaken dawuh .

Lalu romo kyai idris berdiri dan menghampiri ramanda mu gus . Lalu , Yai idris memegang pundak ramanda mu sambil berucap kam min fiiiii.........
Hatiku berkata ingin katakan cinta.
Namun aku malu untuk mengawalinya.
Jantungku berdebar saat kau menatap ku.
Jadi salah tingkah bicara sama kamu.
Bibirku terbungkam melihat senyummu.
Aku tak kuasa saat di depanmu.
Sebenarnya aku ingin mengungkapkan raaaaaaaa......

Jalal = nyuwun dalem sewu kyai . Dalem angkat dulu telpone saking abah yi...

Yai ridwan = injih-injih...monggo-monggo gus.

Jalal = assalamu'alaikum .

Yai zidnan ali = ( wa'alaikum salam warohmatulloh. lagi dimana nak ? Apa masih di rumah sakit ? )

Jalal = masih di rumah sakit bah.

Sebenarnya aku ingin mengungkapkan rasa.
Tapi mengapa aku slalu tak bisa.
Bagaimana caranya agar dirimu.
Bisa tau... kalau aku Suka.. Suka.. Suka..... Suka sama kamu
Sayup-sayup terdengar suara orang menyanyi dengan lirih . Lalu,gus jalalpun menoleh.ternyata kang ni'am lagi nyanyi .gus jalal pun berucap .

Jalal = pangapunten sanget bah ,sekedap rien njih ( sambil menjauhkan hp dari telinganya )

Ni'am = ( masih nyanyi sambil sesekali tersenyum kepada gus jalal ) .

Jalal = lak gak gelem meneng . Tak buandem ndas mu lho wonk.

Ni'am = pangapunten2 sanget gus.lha nada deringe biasae muhammad al hasayn kok tiba2 ganti lagu jadulnya the sharing head ( bagi ndas ).

Nabila = ( hanya tersenyum menahan tawa . Sesekali gigi gingsulnya sebelah kiri kelihatan, menghiasi senyum manis di bibirnya ) .

Bu nyai maysyaroh = onok opo tho nduukk?? Kok senyum2 dewe ???

Nabila = guse njih saged ngamuk miii..xixixi

Bu nyai maysyaroh = guse mung guyon kuwi nduk.

Nabila = injih mi ,dalem ngerti kok.

Bu nyai maysyaroh = ( owalahh nduk.ummi belum pernah lihat kamu sebahagia ini nduk . Bisa tersenyum lepas dengan wajah berseri seri seperti ini . Ummi senang bila kamu cinta dan sayang sama guse . Tetapi di lain sisi .ummi juga kwatir,nanti kamu akan kecewa 'ucap bu nyai maysyaroh dalam hatinya ).

Lalu ,gus jalalpun kembali mengangkat hpnya
Jalal = ngapunten sanged njih baaah.ini bagus masih ada di rumah sakit .

Yai zidnan ali = (oooowwwhhhh,kirain ada apa ).

Yai ridwan = ( berbisik di telinganya gus jalal sebelah kiri ) . Bilang sama abah mu ,kalau teman mu ingin dengar suara abah mu.

Jalal = ( mengangguk ) bah ini teman aku ada yang penasaran sama abah . Pengen denger suara abah .apa boleh bagus loudspeaker niki.

Yai zidnan ali = ( iya gak apa2 ,cuma kok yo lucumen konco2 mu iku gus bagus ).

Jalal = pareng nopo mboten tho baaah?

Yai zidnal ali = yo gak popo tho bagus , mbungah ke ati wong iku ibadah.

Lalu di loudspeaker lah oleh gus jalal . Sehingga semua orang yang ada di ruang itu bisa mendengar suara romo yai zidnan ali.

Jalal = injih ,wonten menopo bah ?

Yai zidnan ali = baguuuuss , nanti kalau pulang . Tolong belikan ketan di tempat biasanya njih gus .ibuk mu pengen maem ketan punel jarene.

Jalal = injih bah , pinten bungkus .

Yai zidnan = 3 bungkus saja ,insya alloh cukup .
Tiba2 terdengar suara bu nyai nurifatul afifah juga ikut bicara .

Bu nyai afifah = sepurane bagus cilik , ini tadi ibuk sudah minta tolong sama abah mu untuk di belikan ketan .

Yai zidnan ali = aku itu bukannya gak mau bune .cumaaa....
Bu nyai = cuma nopo sih baaah ???

Yai zidnan ali = cumaaa , aku itu gak bisa jauh2 dari kamu . Sampeyan tinggal adus mawon , abah niku pun kuaaangen sanged kok .

Bu nyai afifah = hmmmm , puinter sanged jenengan niku bah bah .
Yai zidnan ali = lha dos pundi maleh tho..engkau telah mengambil keindahan dunia ku . Sehingga . semua yang ada , bercerita tentang mu .

Bu nyai afifah = sampun - sampun bah ....

Yai zidnan ali = lho...sampun piye tho .wong kuangen ku ora entek entek i lho .

Bu nyai afifah = abah niku lak saged mawon.........b
aguuusss .
Jalal = dalem buk .

Bu nyai afifah = nanti kalau pulang , tolong ibuk tumbaske ketan njih nak . Teruuus , salam kangge mbak nabila lan keluarga ne .1 lagi ,nanti kalau pulang hati-hati .

Jalal = injih buk , pangestu nipun.

Bu nyai afifah = njih sampun ,assalammu 'alaikum .

Jalal = 'alaikumussalam warohmah.

Lalu ,gus jalal pun menutup telponnya.
Semua yang ada di situ pada senyum2 . Bahkan neng nabila pun juga ikut tersenyum manis . Gus jalal hanya bisa membathin dalam hatinya " abah iku lak onok-onok wae " .

Jalal = Yai hamam kliyan neng nabila ,angsal salam saking ibuk.

Yai hamam = wa'alaikum salam . tadi aku juga sudah dengar kok gus .

Nabila = emangnya tadi sebelum berangkat ke sini .gus jalal cerita apa saja tentang nabila ??

Jalal = ooowwawhhh,tadi ibuk tanya mau jenguk siapa ? Ya aku jawab , mau jenguk temen buk .

Nabila = cuma itu saja injih gus , guse gak cerita neko2 tentang nabila khan ?

Jalal = mboten kok neng ,saestu mboten .

Nabila = ooowwwh njih sampun ...( mata nabila terlihat merah ).... hhooooaaaammmmhh ( pura-pura nguap ).
Ummi ,nabila ngantuk mi .

Bu maysyaroh = ngantuk ya bobo tho nduk .

Nabila = silau miiiii.

Bu maysyaroh = yo sirahe di krukupi selimut tho nduk .

Nabila = njih sampun mi , nabila bobo dulu njih mi ( sambil menutup seluruh kepalanya dengan selimut )
Tetapi ,di dalam selimut itu .mata neng nabila malah menangis . deraian air matanya sudah tak terbendung lagi .suara tangisnya,suara sesenggukannya . Dia coba redam dalam kebisuan selimutnya .

Nabila = ternyata . Selama ini guse hanya menganggap ku teman , tak lebih .

Gus
Apa engkau terlalu tinggi untuk bisa aku gapai.
Apa engkau terlalu indah untuk bisa aku miliki.
Aku tahu gus.
Aku tahu.
Bukan salah mu yang telah menyakiti.
Tetapi,, ini salah ku gus.
yang telah salah menaruh hati.


Bersambung


Baca juga Episode yang lain : 







Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ketika Seorang Gus Ketikung Cinta Part12.5"

Database Alamat Grosir, Distributor Dan Produsen Terlengkap di Indonesia

Daftar isi Ebook database suplier dan produsen rujukan para pebisnis: Kumpulan Alamat Asosiasi Budidaya lkan Tawar dan Perikanan. Kump...

Artikel (36) DOWNLOAD (12) Linux (2) Novel Santri (18) SOFTWARE (10) Tahfidz (15)